Girisekar (17/2) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Politik Masyarakat di Balai Kalurahan Girisekar. Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul Anwarudin, S.I.P, Analis Kebijakan Ahli Muda Kelompok Substansi Politik Dalam Negeri Widodo, SH, Komisioner Bawaslu Is Sumarsono, SH, dan Komisioner KPU Asih Nuryanti, S.Sos, Lurah Girisekar Sutarpan, S.IP dengan peserta Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Perempuan, dan Karang Taruna Kalurahan Girisekar Panggang.
Sambutan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik yang dalam hal ini diwakili oleh Analis Kebijakan Ahli Muda Kelompok Substansi Politik Dalam Negeri Widodo, SH. menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran kepala Bakesbangpol karena ada ketugasan lain. Salah satu ketugasan dari Bakesbangpol salah satunya pendidikan politik masyarakat yang bertujuan agar masyarakat memahami tentang politik dan persiapan pemilu dan pemilihan di tahun 2024. Harapan kami peserta dapat menyampaikan kepada tetangga dan saudara untuk memilih pemimpin kita berdasarkan visi dan misi yang akan mereka berikan, jangan sampai kita terjebak dengan politik uang.
Sambutan Anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul Anwarudin, S.IP. menyampaikan bahwa pesta demokrasi pada tahun 2024 sudah semakin dekat artinya kita harus mempersiapkan diri untuk memilih pemimpin yang baik. Pokir ada yang bersifat infrastruktur, pendidikan politik dan agama spiritual sehingga masyarakat dapat terpenuhi dari segala aspek. Kedepan harapan kami masyarakat dapat turut berdemokrasi.
Acara dilanjutkan dengan pemaparan mareti oleh Komisioner KPU Kab. Gunungkidul, Asih Nuryanti, S. Sos. menyampaikan saat ini divisi data KPU sedang dalam proses coklit, semoga pantarlih lancar dalam menjalankan tugasnya menjalankan proses coklit dari tanggal 12 Februari- 14 Maret 2023. Terkait hal ini kami berharap partisipasi masyarakat, pencocokan dan penelitian data ini bertemu langsung dengan masyarakat. Dokumen yang disiapkan warga yaitu KTP dan KK. Kemudian saat ini sedang berlangsung verifikasi faktual calon anggota DPD dengan memverifikasi apakah benar data pendukung yg disampaikan calon DPD ke KPU. Pengalaman pemilu 2019 sukses dan berhasil tetapi ada beberapa dinamika dimana TPS harus sampai pagi menghitung hasil suara karena ada 5 kotak suara, hal ini menjadi tantangan kita bersama apakah 2024 ini akan sukses dan tidak menimbulkan trauma bagi rekruitmen kpps. Berawal dari pemikiran itu justru seharusnya kita sudah lebih siap, semoga animo masyarakat untuk mendaftarkan diri menjadi KPPS tidak turun.
Pemaparan materi oleh Komisioner Bawaslu Gunungkidul Is Sumarsono, SH. menyampaikan bahwa Bawaslu dalam hal ini sebagai pengawas pemilu dan pemilihan. Keterkaitan tahapan yang berjalan sudah berjalan normatif karena kedewasaan politik masyarakat yang semakin baik. Peran pencegahan dikedepankan sehingga pemilu dapat berjalan damai guyub rukun dan bersifat kebersamaan walau berbeda pilihan. Apatur pemerintah ditingkat desa diharapkan netral, sebagaimana ASN, sehingga pemilu dapat berjalan normatif sebagaimana mestinya. PKPU tentang kampanye belum keluar sehingga aturan yang mendasari money politik dalam kampanye belum jelas. Kita harus berhati-hati, bersama Bawaslu melakukan pencegahan terhadap money politic.